Senin, 02 Agustus 2010
1 GB TO 2 GB
jika kamu punya flashdisk 1 GB mau di ganti 2 GB jangan keburu buru beli flashdisk baru, disini ada software yang buat flasdisk kamu jadi 2 GB. beneran gak bohong......! silahkan KLIK DISINI untuk download softwarenya + langkah-langkahnya. selamat mencoba....!
Minggu, 01 Agustus 2010
MemAnG DiSEngaJa
WARTA JEMAAT, GKJ BOJA edisi 1 Agustus 2010
(Matius 13:24-30)
Mungkin kita pernah berpikir, kenapa sih Tuhan kok memberikan ijin untuk kejahatan merajalela? Mengapa Tuhan mengijinkan banyak gereja dibakar, banyak orang percaya dianiaya. bahkan mungkin pertanyaannya menjadi lebih mendasar. Mengapa Tuhan mengijinkan orang jahat dan tidak percaya kepada-Nya berkembang sedemikian pesat? Ayat ini setidaknya memberi beberapa perenungan, yaitu
1. Tuhan memang sengaja melakukan itu untuk membuat perbedaan, Perikop ini menjelaskan Tuhan memang mengijinkan lalang dan gandum itu tumbuh bersama, namun ending (akhirnya) keduanyalah yang akan berbeda. bahwa gandum akan dimasukan kedalam lumbung, dan lalang akan dikumpulkan jadi satu tapi untuk dibakar. Tanpa ada lalang, tentu tidak akan ada perbedaan, jelas Yesus tidak mempersalahkan pertumbuhan keduanya tapi akhirnyalah yang yesus tekankan. jadi memang lalang akan tetap bertumbuh. Tapi semua itu hanya untuk memperjelas bahwa endingnya juga sudah Tuhan siapkan
2. Waktu menuailah yang menentukan apakah kita lalang atau gandum, perbedaan yang jelas antara gandum dan lalang adalah pada bulir atau buahnya. Gandum itu mengeluarkan buah yang dikenal dengan bulir gandum. sementara lalang? Percayalah! lalang tidak pernah mengeluarkan buah. yang lalang lakukan seumur hidupnya adalah merusak tanaman lain dengan akar-akarnya, dia membuat tanah menjadi kering sehingga susah untuk ditanamai oleh tanaman lain. dengan kata lain
Dengan kata lain, bukanlah awal yang menentukan tapi akhirnyalah yang perlu. Sejatinya kita orang percaya masuk dalam perkumpulan gandum. tapi kalau musim menuai itu tiba, apakah yang ada dalam benak Tuhan jika melihat gandum namun tidak mengeluarkan bulirnya??? Bukankah itu berarti tidak ada perbedaan antara lalang dan gandum??? Sadarlah!! ketika waktu penuaian, kita orang-orang pilihan akan ambil alih oleh Tuhan dan diperlakukan berbeda denganNya, namun bagi mereka yang berlaku seperti lalang akan dibuang dan tidak berarti sampai kapanpun. Marilah, kita belajar... dalam perjalanan kekristenan untuk tetap setia kepadaNya sampai akhir. Bukan perjalanan awal yang baik saja itu segala-galanya tetapi apakah kita bisa bertahan atau konsisten sampai garis akhir...????
(Matius 13:24-30)
Mungkin kita pernah berpikir, kenapa sih Tuhan kok memberikan ijin untuk kejahatan merajalela? Mengapa Tuhan mengijinkan banyak gereja dibakar, banyak orang percaya dianiaya. bahkan mungkin pertanyaannya menjadi lebih mendasar. Mengapa Tuhan mengijinkan orang jahat dan tidak percaya kepada-Nya berkembang sedemikian pesat? Ayat ini setidaknya memberi beberapa perenungan, yaitu
1. Tuhan memang sengaja melakukan itu untuk membuat perbedaan, Perikop ini menjelaskan Tuhan memang mengijinkan lalang dan gandum itu tumbuh bersama, namun ending (akhirnya) keduanyalah yang akan berbeda. bahwa gandum akan dimasukan kedalam lumbung, dan lalang akan dikumpulkan jadi satu tapi untuk dibakar. Tanpa ada lalang, tentu tidak akan ada perbedaan, jelas Yesus tidak mempersalahkan pertumbuhan keduanya tapi akhirnyalah yang yesus tekankan. jadi memang lalang akan tetap bertumbuh. Tapi semua itu hanya untuk memperjelas bahwa endingnya juga sudah Tuhan siapkan
2. Waktu menuailah yang menentukan apakah kita lalang atau gandum, perbedaan yang jelas antara gandum dan lalang adalah pada bulir atau buahnya. Gandum itu mengeluarkan buah yang dikenal dengan bulir gandum. sementara lalang? Percayalah! lalang tidak pernah mengeluarkan buah. yang lalang lakukan seumur hidupnya adalah merusak tanaman lain dengan akar-akarnya, dia membuat tanah menjadi kering sehingga susah untuk ditanamai oleh tanaman lain. dengan kata lain
Dengan kata lain, bukanlah awal yang menentukan tapi akhirnyalah yang perlu. Sejatinya kita orang percaya masuk dalam perkumpulan gandum. tapi kalau musim menuai itu tiba, apakah yang ada dalam benak Tuhan jika melihat gandum namun tidak mengeluarkan bulirnya??? Bukankah itu berarti tidak ada perbedaan antara lalang dan gandum??? Sadarlah!! ketika waktu penuaian, kita orang-orang pilihan akan ambil alih oleh Tuhan dan diperlakukan berbeda denganNya, namun bagi mereka yang berlaku seperti lalang akan dibuang dan tidak berarti sampai kapanpun. Marilah, kita belajar... dalam perjalanan kekristenan untuk tetap setia kepadaNya sampai akhir. Bukan perjalanan awal yang baik saja itu segala-galanya tetapi apakah kita bisa bertahan atau konsisten sampai garis akhir...????
Langganan:
Postingan (Atom)